Senin, 27 Mei 2019

Tahapan Perkembangan Motorik untuk Anak Usia Dini

Perkembangan otak dan motorik untuk anak usia dini merupakan hal yang penting pada anak-anak usia dini. Jika kemampuan motoriknya berkembang, maka kemampuan belajar, bergerak, atau melakukan aktivitas lainnya ikut berkembang pula. Lalu, bagaimana mengoptimalkan perkembangan otak dan motorik untuk anak usia dini, pada dasarnya, Pertumbuhan otak sebenarnya telah terjadi sebelum Bunda melahirkan, lho.

Tahapan Perkembangan Motorik untuk Anak Usia Dini

Menurut dr. David Perlmutter yang merupakan ahli saraf di Amerika Serikat, rata-rata saraf yang tumbuh saat masih dalam kandungan ialah sekitar 250.000 sel otak baru per menit. Selain itu, bayi yang baru lahir juga memiliki lebih dari 100 miliar neuron.

Pada usia 5 tahun, setiap pengalaman yang dirasakan anak akan langsung membentuk sinaps. Inilah alasan  usia ini juga dikenal dengan periode kritis dalam tumbuh kembang anak. Jika anak mengalami hal yang menurutnya negatif, maka otak akan membentuk pengalaman negatif atau meninggalkan luka psikologis, seperti trauma ataupun ingatan buruk akibat sinaps yang telah terbentuk itu.

Perkembangan Motorik pada Anak Usia Dini. Perkembangan otak akan menentukan perkembangan motorik anak. Perkembangan motorik dibagi menjadi 2, yaitu motorik kasar dan motorik halus. Motorik kasar berhubungan dengan gerakan otot besar yang ditandai dengan kemampuan anak untuk duduk, berjalan, berlari, dan lain aktivitas lainnya.

Sedangkan, motorik halus berhubungan dengan gerakan otot-otot kecil, seperti kemampuan anak untuk memegang, memindahkan barang atau sesuatu, merasakan sesuatu dengan bibir dan mulutnya, menggambar, menulis, dan sebagainya.

Anak-anak mengalami perkembangan motorik tertentu pada usia tertentu pula karena tidak semua anak memiliki mengalami perkembangan yang sama. Lalu, apa saja perkembangan motorik yang umum pada anak usia dini, pada masa 0-3 bulan anak akan berusaha untuk mengangkat kepalanya. Untuk melatih motorik halusnya,

Bunda bisa memberikan benda yang dapat digenggam, dalam masa kandungan bunda dianjurkan mengkonsumsi Betacaroten, sebagai nutrisi tambahan untuk janin, karena Manfaat Betacaroten untuk perkembangan janin sangat bagus untuk perkembangan motoric si kecil untuk lebih aktif dan sehat.


EmoticonEmoticon