Selasa, 02 Oktober 2018

Suplemen Kedelai Belum Berhasil Mencegah Kanker Prostat

Menurut American Cancer Society, kanker prostat menjadi peringkat kedua untuk kanker paling sering terjadi pada pria setelah kanker kulit. Diperkirakan satu dari enam pria akan didiagnosa dengan penyakit ini.

Suplemen Kedelai Belum Berhasil Mencegah Kanker Prostat

Sejumlah dokter meyakini komponen yang dijumpai pada kedelai, dikenal sebagai isoflavon, dapat membantu mencegah kanker prostat. Hanya saja lebih banyak studi yang menunjukkan kalau hal ini dan suplemen nutrisi lainnya tidak menurunkan risiko dari berkembangnya penyakit ini.

Hal ini juga ditegaskan dari penelitian yang dilakukan oleh Maarten Bosland. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa pria yang mengonsumsi suplemen kedelai setelah kanker prostatnya diangkat sama kemungkinan untuk kembalinya kanker tersebut seperti pada pria yang tidak mengonsumsi kedelai.

Menurut Maarten, pimpinan studi dari University of Illinois, Chicago, studi tersebut secara jelas menunjukkan pria dalam situasi tertentu ini, tidak akan mendapat manfaat dari suplemen tersebut.

Untuk studi terbaru, yang dipublikasikan dalam Journal of the American Medical Association, Maarten dan koleganya, secara acak melibatkan 177 pria telah diangkat kanker prostatnya melalui operasi kurang dari empat bulan sebelumnya, untuk mengonsumsi minuman kedelai atau plasebo. Minuman kedelai maupun plasebo tersebut dikonsumsi setiap harinya hingga selama dua tahun, antara Juli 1997-Mei 2010.

Meskipun mayoritas besar responden mengikuti instruksi yang dianjurkan, studi ini dihentikan saat evaluasi awal. "Karena tidak ada manfaat yang terlihat dari kedelai," terang Maarten seperti dikutip Reuters Health.

Ia dan koleganya menumpai bahwa 27 persen responden dalam kelompok kedelai berakhir dengan kemunculan kembali kanker prostat yang diperoleh dari tes darah PSA (antigen spesifik prostat), yang digunakan untuk memeriksa adanya kanker, dibandingkan dengan 30 persen dalam kelompok plasebo.

Baca Juga : Singkirkan kebiasaan buruk supaya lebih ganteng

Menurut Hal Dr. Eric Klein, ketua dari Cleveland Clinic Glickman Urological and Kidney Institute, studi ini menambah bukti bahwa suplemen nutrisi tidak benar-benar bermanfaat. Namun baik Dr. Eric maupun Maarten mengatakan ada sejumlah bukti menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi kedelai sedari dini cenderung jarang mengalami kanker prostat.

"Studi tersebut menunjukkan bila Anda mengonsumsi kedelai sepanjang hidup, Anda bisa mendapat manfaat dari hal itu," tambah Maarten.


EmoticonEmoticon