Minggu, 21 Oktober 2018

6 Mitos tentang Detox Kulit

Rata-rata wanita di Amerika menggunakan 12 produk kulit dan kecantikan sebelum meninggalkan rumah setiap harinya. Maka, jika anda menggunakan produk konvensional, berarti ada sekitar 12 toksin yang potensial masuk tubuh anda lewat kulit.

6 Mitos tentang Detox Kulit


Seperti kita tahu kulit merupakan organ penyerapan, maka racun pun bisa masuk melalui peredaran darah. Toksin inilah akhirnya yang menjadi penghambat sistem imunitas di lambung anda, dan dapat tersimpan dalam waktu lama di sel-sel jaringan sebelum liver dapat melakukan metabolisme dan mendetoksifikasinya secara alami.

Coba anda perhatikan bahan-bahan kimia berikut yang mungkin terdapat pada kosmetik yang sehari-hari anda gunakan; fragrance, phthalates, BHA, formaldehyde, triclosan. Maka, anda wajib waspada..

Baca Juga Artikel Pilihan Editor

8 Manfaat Rileksasi Tubuh Dan Pikiran Untuk Kesehatan
Manfaat Timun Suri Segar Menyehatkan
Suplemen Kedelai Belum Berhasil Mencegah Kanker Prostat
Agar Rambut Pria Terlihat Makin Rapi Dan Sopan


Dr Doris Day seorang aesthetic dermatologist yang berbasis di New York mengatakan, banyak orang tak mengerti betapa kulit mampu memancarkan kesehatan tubuh yang sesungguhnya, sehingga menjadi organ yang sangat penting.

Jadi, pastikan anda merawat kulit anda dengan baik, dan berikut adalah beberapa mitos dan miskonsepsi tentang perawatan kulit. Mari simak 🙂

Minum banyak air membuat kulit anda lembab

Para selebriti dunia, seperti Beyonce, Gwyneth Paltrow, dan Kim Kadarshian, memang mengakui kekuatan air bagi kecantikan kulit mereka. Terlepas, dari aturan 8 gelas sehari untuk kesehatan tubuh, namun, nyatanya minum banyak air tidak terlalu membuat kulit bercahaya.

Salah satu dermatologist di Chicago Amy Derick mengatakan, kulit yang kering justru baik dirawat dengan moisturizer harian. Pemakaian kandungan, seperti lidah buaya, dan produk minyak lavender dan chamomile dapat membantu kulit melawan cuaca kering.

Jangan gunakan produk retinoid seperti Retin A

Penggunaan produk Retin-A, jika anda berada di bawah sinar matahari dipercaya selama ini bisa membakar kulit anda. Produk tersebut digunakan untuk keriput dan jerawat dapat dimanfaatkan sepanjang tahun dan harus diaplikasikan pada malam hari karena matahari akan menonaktifkannya. Pastikan gunakan tabir surya pada siang hari.

Hanya remaja yang berjerawat

Beberapa orang tidak akan berjerawat sampai usia belasan tahun. Jerawat pada orang dewasa muncul pada wajah dan leher lebih pendek.

Kotoran menimbulkan jerawat

Dr Lauren Ploch, dermatology di New Orleans mengatakan, beberapa orang membersihkan wajah tiga sampai empat kali sehari dengan menggunakan pembersih kesat atau kasar, berpikir bahwa akan membersihkan kulit dengan maksimal. Padahal, jerawat lebih berhubungan dengan hormon, dan membersihkan wajah terlalu agresif hanya akan membuat kulit iritasi dan bahkan memperburuk kondisi jerawat dalam jangka panjang.

Hanya butuh tabir surya saat matahari panas

Banyak orang berpikir jika tidak panas, maka kulit anda tak akan terbakar. Realitanya, justru kulit terbakar saat cuaca sedang berawan. Ketika itu, orang pikir tak penting menggunakan tabir surya, padahal awal hanya memblok 20 persen dari sinar UV, sehingga sinar UV selalu dapat menembus awan. Maka anda butuh menggunakan tabir surya setiap hari, sepanjang tahun.

Selain menggunakan tabir surya dengan SPF tinggi, pastikan kulit yang terpapar langsung sinar matahari, ditutupi oleh paying, topi, atau lainnya.

Kulit gelap tak perlu tabir surya

Faktanya, proteksi matahari sangat direkomendasikan untuk semua orang. Tabir surya dapat melindungi kulit dari kanker seperti halnya keriput dan bitnik hitam. Kompleksi kulit anda akan lebih baik jika anda mampu melindungi diri. (healthline.com).


EmoticonEmoticon